Menjelaskan pendidikan sebagai bidang ilmu dan praktik normatif.
Pertemuan 06 · Pendidikan
Filsafat Ilmu dan Ilmu Pendidikan
Pendidikan sebagai proses ilmiah dan landasan filosofis kurikulum.
Tujuan pembelajaran
Setelah pertemuan ini, mahasiswa mampu...
Menganalisis landasan ontologis, epistemologis, dan aksiologis pendidikan.
Menjelaskan hubungan filsafat ilmu dengan kurikulum dan pembelajaran.
Menghubungkan landasan filosofis dengan Pendidikan Sejarah.
“Mengapa pendidikan tidak dapat dipahami hanya sebagai teknik mengajar?”
Gunakan pertanyaan ini untuk menguji asumsi awal sebelum memasuki materi inti.
Materi inti
Satu konsep utama, satu ruang fokus.
Pilih simpul konsep untuk menampilkan penjelasan ringkas. Uraian lengkap tersedia di Modul Perkuliahan.
Pendidikan sebagai ilmu dan praksis
Pendidikan mengembangkan pengetahuan ilmiah sekaligus menjalankan tindakan normatif untuk membentuk manusia.
Studi kasus
Uji konsep pada persoalan nyata.
Sebuah kurikulum sejarah lebih banyak menilai hafalan tanggal dan nama tokoh. Analisis asumsi epistemologisnya dan usulkan perbaikan agar penilaian juga mengukur cara berpikir historis.
Temukan perbedaan antara bukti, klaim, asumsi, interpretasi, atau nilai yang bekerja pada kasus tersebut.
Tinjau kasus dengan konsep pada pertemuan ini dan bangun jawaban melalui alasan serta sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
Aktivitas mahasiswa
Bergerak dari konsep menuju praktik.
Apa yang dilakukan
Menganalisis satu tujuan pembelajaran sejarah dari dimensi ontologi, epistemologi, dan aksiologi.
Proses
Membandingkan pembelajaran berpusat pada guru dan mahasiswa dari asumsi filosofisnya.
Luaran
Menyusun peta hubungan filsafat ilmu, kurikulum, metode, dan evaluasi.
Tugas pertemuan
Terapkan konsep secara mandiri dan bertanggung jawab.
Pilih satu bagian kurikulum atau RPS pembelajaran sejarah. Analisis tujuan, materi, aktivitas, dan evaluasinya menggunakan dimensi ontologi, epistemologi, dan aksiologi.
- Sumber
- Gunakan sumber yang dapat diverifikasi.
- Ketentuan
- Ikuti etika akademik dan sitasi APA 7.
- Batas waktu
- Mengikuti arahan dosen melalui SIAKAD.
- 01
Asumsi apa tentang peserta didik yang tercermin dalam metode mengajar yang paling sering Anda alami?
- 02
Bagaimana sebuah kurikulum dapat mengajarkan pengetahuan sekaligus membangun tanggung jawab?
Tes formatif
Periksa pemahaman Anda.
Soal berikut merupakan latihan mandiri, bukan soal UTS atau UAS. Modul tidak menyediakan kunci jawaban.
01Mengapa pendidikan tidak dapat dipahami hanya sebagai teknik?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
02Jelaskan landasan ontologis pendidikan.+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
03Apa implikasi epistemologi terhadap evaluasi belajar?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
04Mengapa kurikulum merupakan pilihan filosofis?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
05Berikan contoh penerapan filsafat ilmu dalam pembelajaran sejarah.+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
Referensi pertemuan
Rujukan yang digunakan dalam modul.
Fogelberg, K., & Wang, Y. (2024). Educational philosophy and philosophers. In Educational principles and practice in veterinary medicine (pp. 1–33). Wiley.
Buka DOI ↗de Regt, H. W., & Koster, E. (2021). The hows and whys of philosophy of science teaching: A comparative analysis. European Journal for Philosophy of Science, 11, 106.
Buka DOI ↗Koster, E., & de Regt, H. W. (2020). Science and values in undergraduate education. Science & Education, 29, 123–143.
Buka DOI ↗Bakhtiar, A. (2019). Filsafat ilmu (edisi revisi). Rajawali Pers.

