02

Pertemuan 02 · Fondasi

Hakikat Ilmu, Pengetahuan, dan Filsafat

Membedakan pengetahuan, ilmu, dan filsafat sebagai proses serta produk.

CPMK 12 × 45 menitMateri tersedia

Tujuan pembelajaran

Setelah pertemuan ini, mahasiswa mampu...

Buka bab lengkap di modul
01

Membedakan pengetahuan, ilmu, dan filsafat.

02

Menjelaskan karakteristik ilmu sebagai proses dan produk.

03

Menganalisis hubungan rasionalitas, objektivitas, sistematika, dan bukti dalam ilmu.

04

Menerapkan pembedaan tersebut pada contoh kajian sejarah.

pengetahuanilmufilsafatobjektivitasrasionalitassistematisproduk ilmu
Pertanyaan pemantik
Apakah setiap informasi yang diketahui manusia dapat langsung disebut sebagai ilmu?

Gunakan pertanyaan ini untuk menguji asumsi awal sebelum memasuki materi inti.

Materi inti

Satu konsep utama, satu ruang fokus.

Pilih simpul konsep untuk menampilkan penjelasan ringkas. Uraian lengkap tersedia di Modul Perkuliahan.

Konsep 01

Pengetahuan

Pengetahuan lahir dari relasi manusia dengan dunia dan mencakup pengalaman sehari-hari, keterampilan, keyakinan, serta pemahaman.

Studi kasus

Uji konsep pada persoalan nyata.

01 · Konteks

Bandingkan dua informasi tentang sebuah situs sejarah: informasi pertama berasal dari papan resmi situs, informasi kedua berasal dari cerita pemandu lokal. Tentukan status keduanya sebagai pengetahuan, bukti yang mungkin tersedia, dan langkah agar dapat digunakan dalam kajian ilmiah.

02 · Permasalahan

Temukan perbedaan antara bukti, klaim, asumsi, interpretasi, atau nilai yang bekerja pada kasus tersebut.

03 · Pertanyaan analisis

Tinjau kasus dengan konsep pada pertemuan ini dan bangun jawaban melalui alasan serta sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Aktivitas mahasiswa

Bergerak dari konsep menuju praktik.

01

Apa yang dilakukan

Membuat tabel perbandingan pengetahuan sehari-hari, pengetahuan ilmiah, dan filsafat.

02

Proses

Mengidentifikasi unsur proses dan produk ilmu dari satu artikel sejarah.

03

Luaran

Mendiskusikan objektivitas dalam penulisan sejarah.

Tugas pertemuan

Terapkan konsep secara mandiri dan bertanggung jawab.

Bedah satu artikel sejarah dan tunjukkan masalah, sumber atau data, metode, argumentasi, produk pengetahuan, serta ruang kritik terhadap kesimpulannya.

Sumber
Gunakan sumber yang dapat diverifikasi.
Ketentuan
Ikuti etika akademik dan sitasi APA 7.
Batas waktu
Mengikuti arahan dosen melalui SIAKAD.
Buka SIAKAD ↗
Refleksi pembelajaran
  1. 01

    Apakah sebuah sumber resmi selalu lebih benar daripada sumber lisan? Jelaskan.

  2. 02

    Bagaimana kritik ilmiah dapat memperkuat, bukan melemahkan, pengetahuan?

Tes formatif

Periksa pemahaman Anda.

Soal berikut merupakan latihan mandiri, bukan soal UTS atau UAS. Modul tidak menyediakan kunci jawaban.

01Bedakan pengetahuan dan ilmu.

Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.

02Jelaskan makna objektivitas yang realistis dalam ilmu sejarah.

Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.

03Apa yang dimaksud ilmu sebagai proses dan produk?

Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.

04Mengapa historiografi dapat dianggap produk sekaligus bagian dari proses ilmu?

Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.

05Berikan contoh pertanyaan filosofis tentang konsep bukti sejarah.

Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.

Referensi pertemuan

Rujukan yang digunakan dalam modul.

  1. Suriasumantri, J. S. (2009). Filsafat ilmu: Sebuah pengantar populer (Cet. 22). Pustaka Sinar Harapan.

  2. Bakhtiar, A. (2019). Filsafat ilmu (edisi revisi). Rajawali Pers.

  3. Popper, K. R. (2002). The logic of scientific discovery (2nd ed.). Routledge.

  4. Pretorius, L. (2024). Demystifying research paradigms: Navigating ontology, epistemology, and axiology in research. The Qualitative Report, 29.

    Buka DOI ↗