Menjelaskan pengertian filsafat, ilmu, dan filsafat ilmu secara konseptual.
Pertemuan 01 · Fondasi
Pengantar Filsafat Ilmu
Ruang lingkup, tujuan, urgensi, dan kontrak perkuliahan.
Tujuan pembelajaran
Setelah pertemuan ini, mahasiswa mampu...
Mengidentifikasi ruang lingkup, objek, dan kedudukan filsafat ilmu.
Menjelaskan urgensi filsafat ilmu bagi mahasiswa Pendidikan Sejarah.
Menghubungkan filsafat ilmu dengan kemampuan berpikir kritis dan tanggung jawab akademik.
“Apa yang membedakan fakta, keyakinan, dan pengetahuan ilmiah ketika objek yang dipelajari berada di masa lampau?”
Gunakan pertanyaan ini untuk menguji asumsi awal sebelum memasuki materi inti.
Materi inti
Satu konsep utama, satu ruang fokus.
Pilih simpul konsep untuk menampilkan penjelasan ringkas. Uraian lengkap tersedia di Modul Perkuliahan.
Filsafat sebagai refleksi
Berpikir filosofis memeriksa asumsi, membedakan argumen dari opini, dan menyadari batas pengetahuan.
Studi kasus
Uji konsep pada persoalan nyata.
Sebuah video media sosial menyatakan bahwa satu tradisi lokal pasti berasal dari kerajaan tertentu karena diwariskan turun-temurun. Video tersebut viral dan dianggap sebagai fakta. Bedakan pengetahuan, keyakinan, sumber, dan klaim ilmiah dalam kasus ini.
Temukan perbedaan antara bukti, klaim, asumsi, interpretasi, atau nilai yang bekerja pada kasus tersebut.
Tinjau kasus dengan konsep pada pertemuan ini dan bangun jawaban melalui alasan serta sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
Aktivitas mahasiswa
Bergerak dari konsep menuju praktik.
Apa yang dilakukan
Menyusun peta konsep hubungan filsafat, ilmu, filsafat ilmu, metode, dan etika.
Proses
Mendiskusikan satu klaim sejarah populer dan mengidentifikasi pertanyaan filosofis yang perlu diajukan.
Luaran
Menulis refleksi 300–400 kata tentang manfaat filsafat ilmu bagi profesi lulusan Pendidikan Sejarah.
Tugas pertemuan
Terapkan konsep secara mandiri dan bertanggung jawab.
Pilih satu konten sejarah dari buku, media sosial, museum, atau situs web. Identifikasi klaim utama, sumber, asumsi, dan pertanyaan filosofis yang perlu diajukan. Sajikan dalam 2–3 halaman.
- Sumber
- Gunakan sumber yang dapat diverifikasi.
- Ketentuan
- Ikuti etika akademik dan sitasi APA 7.
- Batas waktu
- Mengikuti arahan dosen melalui SIAKAD.
- 01
Asumsi apa tentang kebenaran sejarah yang selama ini Anda gunakan tanpa disadari?
- 02
Bagaimana filsafat ilmu dapat mengubah cara Anda membaca buku atau konten sejarah?
Tes formatif
Periksa pemahaman Anda.
Soal berikut merupakan latihan mandiri, bukan soal UTS atau UAS. Modul tidak menyediakan kunci jawaban.
01Jelaskan hubungan antara filsafat dan ilmu.+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
02Mengapa pengetahuan yang populer belum tentu merupakan pengetahuan ilmiah?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
03Apa perbedaan fungsi ontologi, epistemologi, dan aksiologi?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
04Mengapa mahasiswa Pendidikan Sejarah perlu mempelajari filsafat ilmu?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
05Berikan satu contoh masalah sejarah yang membutuhkan refleksi filosofis.+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
Referensi pertemuan
Rujukan yang digunakan dalam modul.
Suriasumantri, J. S. (2009). Filsafat ilmu: Sebuah pengantar populer (Cet. 22). Pustaka Sinar Harapan.
Bakhtiar, A. (2019). Filsafat ilmu (edisi revisi). Rajawali Pers.
Popper, K. R. (2002). The logic of scientific discovery (2nd ed.). Routledge.
de Regt, H. W., & Koster, E. (2021). The hows and whys of philosophy of science teaching: A comparative analysis. European Journal for Philosophy of Science, 11, 106.
Buka DOI ↗

