01

Pertemuan 01 · Fondasi

Pengantar Filsafat Ilmu

Ruang lingkup, tujuan, urgensi, dan kontrak perkuliahan.

CPMK 12 × 45 menitMateri tersedia

Tujuan pembelajaran

Setelah pertemuan ini, mahasiswa mampu...

Buka bab lengkap di modul
01

Menjelaskan pengertian filsafat, ilmu, dan filsafat ilmu secara konseptual.

02

Mengidentifikasi ruang lingkup, objek, dan kedudukan filsafat ilmu.

03

Menjelaskan urgensi filsafat ilmu bagi mahasiswa Pendidikan Sejarah.

04

Menghubungkan filsafat ilmu dengan kemampuan berpikir kritis dan tanggung jawab akademik.

filsafatilmufilsafat ilmuobjek kajianberpikir kritisrefleksi akademik
Pertanyaan pemantik
Apa yang membedakan fakta, keyakinan, dan pengetahuan ilmiah ketika objek yang dipelajari berada di masa lampau?

Gunakan pertanyaan ini untuk menguji asumsi awal sebelum memasuki materi inti.

Materi inti

Satu konsep utama, satu ruang fokus.

Pilih simpul konsep untuk menampilkan penjelasan ringkas. Uraian lengkap tersedia di Modul Perkuliahan.

Konsep 01

Filsafat sebagai refleksi

Berpikir filosofis memeriksa asumsi, membedakan argumen dari opini, dan menyadari batas pengetahuan.

Studi kasus

Uji konsep pada persoalan nyata.

01 · Konteks

Sebuah video media sosial menyatakan bahwa satu tradisi lokal pasti berasal dari kerajaan tertentu karena diwariskan turun-temurun. Video tersebut viral dan dianggap sebagai fakta. Bedakan pengetahuan, keyakinan, sumber, dan klaim ilmiah dalam kasus ini.

02 · Permasalahan

Temukan perbedaan antara bukti, klaim, asumsi, interpretasi, atau nilai yang bekerja pada kasus tersebut.

03 · Pertanyaan analisis

Tinjau kasus dengan konsep pada pertemuan ini dan bangun jawaban melalui alasan serta sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Aktivitas mahasiswa

Bergerak dari konsep menuju praktik.

01

Apa yang dilakukan

Menyusun peta konsep hubungan filsafat, ilmu, filsafat ilmu, metode, dan etika.

02

Proses

Mendiskusikan satu klaim sejarah populer dan mengidentifikasi pertanyaan filosofis yang perlu diajukan.

03

Luaran

Menulis refleksi 300–400 kata tentang manfaat filsafat ilmu bagi profesi lulusan Pendidikan Sejarah.

Tugas pertemuan

Terapkan konsep secara mandiri dan bertanggung jawab.

Pilih satu konten sejarah dari buku, media sosial, museum, atau situs web. Identifikasi klaim utama, sumber, asumsi, dan pertanyaan filosofis yang perlu diajukan. Sajikan dalam 2–3 halaman.

Sumber
Gunakan sumber yang dapat diverifikasi.
Ketentuan
Ikuti etika akademik dan sitasi APA 7.
Batas waktu
Mengikuti arahan dosen melalui SIAKAD.
Buka SIAKAD ↗
Refleksi pembelajaran
  1. 01

    Asumsi apa tentang kebenaran sejarah yang selama ini Anda gunakan tanpa disadari?

  2. 02

    Bagaimana filsafat ilmu dapat mengubah cara Anda membaca buku atau konten sejarah?

Tes formatif

Periksa pemahaman Anda.

Soal berikut merupakan latihan mandiri, bukan soal UTS atau UAS. Modul tidak menyediakan kunci jawaban.

01Jelaskan hubungan antara filsafat dan ilmu.

Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.

02Mengapa pengetahuan yang populer belum tentu merupakan pengetahuan ilmiah?

Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.

03Apa perbedaan fungsi ontologi, epistemologi, dan aksiologi?

Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.

04Mengapa mahasiswa Pendidikan Sejarah perlu mempelajari filsafat ilmu?

Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.

05Berikan satu contoh masalah sejarah yang membutuhkan refleksi filosofis.

Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.

Referensi pertemuan

Rujukan yang digunakan dalam modul.

  1. Suriasumantri, J. S. (2009). Filsafat ilmu: Sebuah pengantar populer (Cet. 22). Pustaka Sinar Harapan.

  2. Bakhtiar, A. (2019). Filsafat ilmu (edisi revisi). Rajawali Pers.

  3. Popper, K. R. (2002). The logic of scientific discovery (2nd ed.). Routledge.

  4. de Regt, H. W., & Koster, E. (2021). The hows and whys of philosophy of science teaching: A comparative analysis. European Journal for Philosophy of Science, 11, 106.

    Buka DOI ↗