Menganalisis relevansi filsafat ilmu dalam era globalisasi dan digital.
Pertemuan 14 · Sintesis
Filsafat Ilmu dalam Pendidikan Modern
Globalisasi, positivisme, postmodernisme, teknologi, dan humaniora.
Tujuan pembelajaran
Setelah pertemuan ini, mahasiswa mampu...
Menjelaskan kritik terhadap positivisme dan postmodernisme.
Mengevaluasi hubungan ilmu, teknologi, humaniora, dan etika.
Menganalisis tantangan Pendidikan Sejarah di ruang digital.
“Bagaimana mengakui perspektif yang beragam tanpa menerima anggapan bahwa semua klaim sejarah sama benarnya?”
Gunakan pertanyaan ini untuk menguji asumsi awal sebelum memasuki materi inti.
Materi inti
Satu konsep utama, satu ruang fokus.
Pilih simpul konsep untuk menampilkan penjelasan ringkas. Uraian lengkap tersedia di Modul Perkuliahan.
Ilmu dalam masyarakat digital
Digitalisasi memperluas akses dan partisipasi, tetapi juga meningkatkan risiko misinformasi, manipulasi, dan hilangnya konteks.
Studi kasus
Uji konsep pada persoalan nyata.
Sebuah video sejarah ditonton jutaan kali tanpa mencantumkan sumber, sedangkan artikel akademik lebih kuat tetapi sulit dibaca. Rancang strategi komunikasi publik yang menarik tanpa kehilangan ketepatan.
Temukan perbedaan antara bukti, klaim, asumsi, interpretasi, atau nilai yang bekerja pada kasus tersebut.
Tinjau kasus dengan konsep pada pertemuan ini dan bangun jawaban melalui alasan serta sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
Aktivitas mahasiswa
Bergerak dari konsep menuju praktik.
Apa yang dilakukan
Membandingkan satu konten sejarah populer dengan sumber akademik.
Proses
Menganalisis manfaat dan risiko postmodernisme bagi pembelajaran sejarah.
Luaran
Merancang prinsip literasi digital untuk evaluasi konten sejarah.
Tugas pertemuan
Terapkan konsep secara mandiri dan bertanggung jawab.
Pilih satu isu sejarah yang ramai di media digital. Bandingkan minimal tiga jenis sumber dan susun rekomendasi komunikasi publik yang akurat, menarik, dan etis.
- Sumber
- Gunakan sumber yang dapat diverifikasi.
- Ketentuan
- Ikuti etika akademik dan sitasi APA 7.
- Batas waktu
- Mengikuti arahan dosen melalui SIAKAD.
- 01
Apa indikator yang Anda gunakan untuk mempercayai konten sejarah digital?
- 02
Bagaimana mengakui perspektif tanpa menganggap semua klaim benar?
Tes formatif
Periksa pemahaman Anda.
Soal berikut merupakan latihan mandiri, bukan soal UTS atau UAS. Modul tidak menyediakan kunci jawaban.
01Jelaskan relevansi filsafat ilmu dalam masyarakat digital.+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
02Apa kekuatan dan keterbatasan positivisme?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
03Apa kontribusi dan risiko postmodernisme?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
04Mengapa teknologi memerlukan perspektif humaniora?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
05Sebutkan kompetensi Pendidikan Sejarah abad ke-21.+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
Referensi pertemuan
Rujukan yang digunakan dalam modul.
de Regt, H. W., & Koster, E. (2021). The hows and whys of philosophy of science teaching: A comparative analysis. European Journal for Philosophy of Science, 11, 106.
Buka DOI ↗Koster, E., & de Regt, H. W. (2020). Science and values in undergraduate education. Science & Education, 29, 123–143.
Buka DOI ↗Papastephanou, M. (2016). Sketching the multiple relevance of postmodernism to educational theory. In Encyclopedia of educational philosophy and theory. Springer.
Buka DOI ↗Seixas, P. (2017). A model of historical thinking. Educational Philosophy and Theory, 49(6), 593–605.
Buka DOI ↗

