Menentukan objek dan masalah kajian filosofis Pendidikan Sejarah.
Pertemuan 15 · Sintesis
Penyusunan Kajian Filsafat Pendidikan Sejarah
Analisis ontologi, epistemologi, aksiologi, dan komunikasi hasil kajian.
Tujuan pembelajaran
Setelah pertemuan ini, mahasiswa mampu...
Menerapkan analisis ontologi, epistemologi, dan aksiologi secara terpadu.
Menggunakan sumber akademik dan sitasi secara bertanggung jawab.
Menyusun dan mengomunikasikan kajian filosofis secara sistematis.
“Apakah ontologi, epistemologi, dan aksiologi dalam kajian Anda benar-benar saling terhubung?”
Gunakan pertanyaan ini untuk menguji asumsi awal sebelum memasuki materi inti.
Materi inti
Satu konsep utama, satu ruang fokus.
Pilih simpul konsep untuk menampilkan penjelasan ringkas. Uraian lengkap tersedia di Modul Perkuliahan.
Objek dan masalah
Kajian filosofis dimulai dari masalah yang spesifik, relevan, dan dapat dianalisis, bukan sekadar tema umum.
Studi kasus
Uji konsep pada persoalan nyata.
Topik proyek: status tradisi lisan sebagai sumber pembelajaran sejarah lokal. Susun satu pertanyaan ontologis, satu epistemologis, dan satu aksiologis, lalu jelaskan hubungan ketiganya.
Temukan perbedaan antara bukti, klaim, asumsi, interpretasi, atau nilai yang bekerja pada kasus tersebut.
Tinjau kasus dengan konsep pada pertemuan ini dan bangun jawaban melalui alasan serta sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
Aktivitas mahasiswa
Bergerak dari konsep menuju praktik.
Apa yang dilakukan
Workshop perumusan masalah kajian.
Proses
Peer review kerangka ontologi, epistemologi, dan aksiologi.
Luaran
Latihan menilai sumber akademik dan menulis referensi APA 7.
Luaran
Presentasi proyek dan pemberian umpan balik.
Tugas pertemuan
Terapkan konsep secara mandiri dan bertanggung jawab.
Susun kajian Filsafat Pendidikan Sejarah 8–12 halaman dengan struktur masalah, konsep, analisis ontologi, epistemologi, aksiologi, sintesis, implikasi, dan kesimpulan. Gunakan sekurang-kurangnya 8 sumber kredibel, termasuk minimal 3 artikel ber-DOI.
- Sumber
- Gunakan sumber yang dapat diverifikasi.
- Ketentuan
- Ikuti etika akademik dan sitasi APA 7.
- Batas waktu
- Mengikuti arahan dosen melalui SIAKAD.
- 01
Apakah tiga dimensi filsafat ilmu dalam kajian Anda benar-benar saling terhubung?
- 02
Bagian mana dari argumentasi Anda yang paling membutuhkan bukti tambahan?
Tes formatif
Periksa pemahaman Anda.
Soal berikut merupakan latihan mandiri, bukan soal UTS atau UAS. Modul tidak menyediakan kunci jawaban.
01Apa ciri masalah kajian filosofis yang baik?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
02Apa fungsi analisis ontologis?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
03Apa yang harus dijelaskan dalam analisis epistemologis?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
04Apa yang dinilai dalam analisis aksiologis?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
05Bagaimana membangun sintesis dari tiga dimensi?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
Referensi pertemuan
Rujukan yang digunakan dalam modul.
Pretorius, L. (2024). Demystifying research paradigms: Navigating ontology, epistemology, and axiology in research. The Qualitative Report, 29.
Buka DOI ↗Wineburg, S. (2001). Historical thinking and other unnatural acts: Charting the future of teaching the past. Temple University Press.
Seixas, P. (2017). A model of historical thinking. Educational Philosophy and Theory, 49(6), 593–605.
Buka DOI ↗Koster, E., & de Regt, H. W. (2020). Science and values in undergraduate education. Science & Education, 29, 123–143.
Buka DOI ↗de Regt, H. W., & Koster, E. (2021). The hows and whys of philosophy of science teaching: A comparative analysis. European Journal for Philosophy of Science, 11, 106.
Buka DOI ↗

