Menjelaskan hubungan filsafat ilmu dan metodologi sejarah.
Pertemuan 13 · Sintesis
Filsafat Ilmu dan Perkembangan Ilmu Sejarah
Metodologi, perubahan paradigma, sejarah sebagai ilmu, seni, dan filsafat.
Tujuan pembelajaran
Setelah pertemuan ini, mahasiswa mampu...
Menganalisis perubahan paradigma dalam ilmu sejarah.
Membedakan sejarah sebagai ilmu, seni, dan narasi.
Menjelaskan perkembangan historiografi secara reflektif.
“Apakah perubahan perspektif membuat karya sejarah lama kehilangan seluruh nilainya?”
Gunakan pertanyaan ini untuk menguji asumsi awal sebelum memasuki materi inti.
Materi inti
Satu konsep utama, satu ruang fokus.
Pilih simpul konsep untuk menampilkan penjelasan ringkas. Uraian lengkap tersedia di Modul Perkuliahan.
Filsafat ilmu dan metodologi
Filsafat ilmu membantu menjelaskan asumsi di balik konsep fakta, sebab, penjelasan, objektivitas, dan pilihan metode sejarah.
Studi kasus
Uji konsep pada persoalan nyata.
Bandingkan penelitian lama yang berfokus pada elite politik dengan penelitian baru tentang pekerja, perempuan, lingkungan, atau komunitas lokal. Identifikasi perubahan objek, sumber, dan pertanyaan yang menunjukkan pergeseran paradigma.
Temukan perbedaan antara bukti, klaim, asumsi, interpretasi, atau nilai yang bekerja pada kasus tersebut.
Tinjau kasus dengan konsep pada pertemuan ini dan bangun jawaban melalui alasan serta sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
Aktivitas mahasiswa
Bergerak dari konsep menuju praktik.
Apa yang dilakukan
Membuat garis waktu sederhana perkembangan orientasi historiografi.
Proses
Membandingkan dua karya sejarah bertema sama dengan perspektif berbeda.
Luaran
Menganalisis batas penggunaan konsep paradigma untuk membaca perkembangan ilmu sejarah.
Tugas pertemuan
Terapkan konsep secara mandiri dan bertanggung jawab.
Pilih dua karya sejarah bertema sejenis dari periode berbeda. Bandingkan objek, sumber, konsep, metode, narasi, dan konteks intelektualnya.
- Sumber
- Gunakan sumber yang dapat diverifikasi.
- Ketentuan
- Ikuti etika akademik dan sitasi APA 7.
- Batas waktu
- Mengikuti arahan dosen melalui SIAKAD.
- 01
Apakah perubahan perspektif berarti karya sejarah lama tidak berguna?
- 02
Bagaimana menjaga narasi sejarah tetap menarik tanpa mengorbankan ketepatan?
Tes formatif
Periksa pemahaman Anda.
Soal berikut merupakan latihan mandiri, bukan soal UTS atau UAS. Modul tidak menyediakan kunci jawaban.
01Apa hubungan filsafat ilmu dan metodologi sejarah?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
02Jelaskan konsep paradigma Kuhn.+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
03Bagaimana paradigma digunakan untuk membaca perkembangan historiografi?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
04Mengapa sejarah dapat disebut ilmu sekaligus memiliki dimensi seni?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
05Apa fungsi kajian historiografi bagi guru sejarah?+
Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.
Referensi pertemuan
Rujukan yang digunakan dalam modul.
Kuhn, T. S. (2012). The structure of scientific revolutions (4th ed., 50th anniversary ed.). University of Chicago Press.
Popper, K. R. (2002). The logic of scientific discovery (2nd ed.). Routledge.
Carr, E. H. (2018). What is history? Penguin Classics.
Kuntowijoyo. (2013). Pengantar ilmu sejarah. Tiara Wacana.
Gottschalk, L. (1986). Mengerti sejarah: Pengantar metode sejarah (N. Notosusanto, Trans.). UI Press.

