10

Pertemuan 10 · Pendidikan Sejarah

Ontologi Pendidikan Sejarah

Peristiwa, fakta, narasi, interpretasi, dan makna sejarah.

CPMK 2 · CPMK 32 × 45 menitMateri tersedia

Tujuan pembelajaran

Setelah pertemuan ini, mahasiswa mampu...

Buka bab lengkap di modul
01

Menjelaskan realitas sejarah, peristiwa, fakta, dan narasi.

02

Menganalisis objek material dan formal Pendidikan Sejarah.

03

Menjelaskan hubungan rekonstruksi masa lalu dengan interpretasi.

04

Menerapkan analisis ontologis pada kasus pembelajaran sejarah.

realitas sejarahperistiwafaktanarasirekonstruksiobjek sejarah
Pertanyaan pemantik
Bagaimana membedakan masa lalu yang terjadi, fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, dan narasi yang disusun tentangnya?

Gunakan pertanyaan ini untuk menguji asumsi awal sebelum memasuki materi inti.

Materi inti

Satu konsep utama, satu ruang fokus.

Pilih simpul konsep untuk menampilkan penjelasan ringkas. Uraian lengkap tersedia di Modul Perkuliahan.

Konsep 01

Masa lalu, sejarah, dan historiografi

Masa lalu adalah realitas yang telah terjadi; sejarah merupakan rekonstruksi berdasarkan bukti; historiografi adalah penulisan atau kajiannya.

Studi kasus

Uji konsep pada persoalan nyata.

01 · Konteks

Sebuah lokasi bernama benteng belum menunjukkan struktur pertahanan secara arkeologis, tetapi masyarakat mempertahankan namanya karena memori lokal. Jelaskan cara membahas realitas material, fakta, tradisi, dan identitas tanpa meniadakan salah satunya.

02 · Permasalahan

Temukan perbedaan antara bukti, klaim, asumsi, interpretasi, atau nilai yang bekerja pada kasus tersebut.

03 · Pertanyaan analisis

Tinjau kasus dengan konsep pada pertemuan ini dan bangun jawaban melalui alasan serta sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.

Aktivitas mahasiswa

Bergerak dari konsep menuju praktik.

01

Apa yang dilakukan

Membuat diagram masa lalu, sumber, fakta, interpretasi, dan narasi.

02

Proses

Menganalisis satu narasi sejarah lokal dari sisi objek dan batas bukti.

03

Luaran

Menyusun istilah komunikasi publik yang membedakan terbukti, diduga, dan menurut tradisi.

Tugas pertemuan

Terapkan konsep secara mandiri dan bertanggung jawab.

Analisis satu objek, situs, atau tradisi lokal dan petakan empat lapisan: realitas material, sumber, fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, dan makna sosial atau identitas.

Sumber
Gunakan sumber yang dapat diverifikasi.
Ketentuan
Ikuti etika akademik dan sitasi APA 7.
Batas waktu
Mengikuti arahan dosen melalui SIAKAD.
Buka SIAKAD ↗
Refleksi pembelajaran
  1. 01

    Mengapa tradisi lisan tetap penting walaupun belum tentu dapat diperlakukan sebagai fakta literal?

  2. 02

    Bagaimana bahasa komunikasi publik dapat menunjukkan tingkat kepastian bukti?

Tes formatif

Periksa pemahaman Anda.

Soal berikut merupakan latihan mandiri, bukan soal UTS atau UAS. Modul tidak menyediakan kunci jawaban.

01Bedakan masa lalu, sejarah, dan historiografi.

Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.

02Apa perbedaan peristiwa dan fakta?

Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.

03Mengapa narasi diperlukan dalam sejarah?

Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.

04Apa objek formal Pendidikan Sejarah?

Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.

05Bagaimana ontologi membantu membaca sejarah lokal?

Susun jawaban dengan bahasa sendiri, gunakan konsep yang tepat, berikan contoh relevan, dan cantumkan sumber apabila diperlukan.

Referensi pertemuan

Rujukan yang digunakan dalam modul.

  1. Carr, E. H. (2018). What is history? Penguin Classics.

  2. Kuntowijoyo. (2013). Pengantar ilmu sejarah. Tiara Wacana.

  3. Thorp, R., & Persson, A. (2020). On historical thinking and the history educational challenge. Educational Philosophy and Theory, 52(8), 891–901.

    Buka DOI ↗
  4. Seixas, P. (2017). A model of historical thinking. Educational Philosophy and Theory, 49(6), 593–605.

    Buka DOI ↗